Membuat kabel
UTP
Untuk membuat kabel UTP, yang pertama Anda butuhkan adalah; crimping - (crimping tool). Crimping tool digunakan untuk melebarkan kabel dan mamasangnya ke
konektor. Ketika membeli Crimping tool jangan beli yang paling murah karena
hanya dapat digunakan beberapa bulan. Yang tingkat
menengah sediklt lebih mahal, tetapi
dapat bertahan tebih lama.
Ketika membuat kabel, jangan memotong lebih dari setengah inci. Kobel juga jangan digores
karena dapat menimbulkan, masalah kinerja. Kabet yang buruk seringkali
menyebabkan “misteri', sehingga pastikan Anda membuat.
kabel dengan benar: Perhatikan bahwa kabel Cat 5 terdiri dari empat pasang kabel, di mana. masing-masing kabel berwarna dililit dengan kabel berwarna putih dan warna yang sama dengan pasangannya Sebagai contoh; Kabel biru dililitkan dengan kabel
berwama putlh dan biru (putih-biru).
Warna kabel tersebut
penting ketika membuat pengabelan jaringan
yang sesuai dengan
standard. Standard pengkabelan dibuat. oleh EIA/TIA dan standard untuk UTP adalah 568A dan 568B. Susunan kabel UTP kedua standard dapat dilihat pada tabel, tetapi pada kenyataannya
568B lebih populer dari 568A Ketika melihat nomor pin, diasumsikan bahwa Anda memegang konektor
dengan klip menghadap ke bawah hingga Anda dapat
melihat semua warna :
Nomor Pin
|
568A
|
568B
|
1
|
Putih-Hijau
|
Putih-Orange
|
2
|
Hijau
|
Orange
|
3
|
Putih-Orange
|
Putih-Hijau
|
4
|
Biru
|
Biru
|
5
|
Putih-Biru
|
Putih-Biru
|
6
|
Orange
|
Hijau
|
7
|
Putih-Coklat
|
Putih-Coklat
|
8
|
Coklat
|
Coklat
|
Perhatikan pada tabel bahwa susunan kabel kedua standard, adalah sama; kecuali kabel warna Putih-Hijau
dengan Putih-Orange serta warna hijau dan orange, di mana keduanya dibalik. Ingatlah,
ketika membuat kabel straight, kedua ujungnya memiliki susunan yang sama ketika keduanya dlhadapkan dengan klip menghadap:ke bawah. Untuk kabel crossover, Ujung yang satu disusun sesuai standard.568A, sedangkan ujung lainnya disusun sesuai dengan standard 568B.
Perlu diketahui
bahwa pada jaringan Ethernet 100 Mbps, hanya empat kabel yang sebenarnya digunakan untuk mengirim dan menerima. Pin yang digunakan
adalah mereka dengan warna hijau dan orange yaitu pin 1, 2, 3,6.
![]() |
|||


RX+ 3 3 RX+
RX- 6 6 RX-
Perhatikan gambar, dimana sebuah PC
terhubung ke hub. Pin pada kartu jaringan
dan port hub memiliki susunan yang berbeda, sehingga pin pengirim dari satu perangkat terhubung ke penerima perangkat
Iainnya. Pada hub pin 1 adalah
pin penerima, sedangkan pada PC, pin 1 adalah pengirim.
Jadi, kapan Anda menggunakan kabel
straight dan crossover ?,Seperti yang telah dlsebutkan sebelumnya, kartu
jaringan dan port hub memiliki susunan yang berbeda, jadi mereka manggunakan
kabel straight. Ketika menghubungkan perangkat yang sejenis (misalnya antera PC
atau antar-hub), anda perlu menggu nakan kabel Cross Over sehingga pin pengirim
dari satu Perangkat terhubung ke pin penerima perangkat lainnya. Perhatikan pada gambar di mana pada
koneksi antar PC keduanya memiliki port yang sama sehingga dibutuhkan kabel crossover.
Jenis Kabel yang
digunakan untuk hubungan :
Hubungan
|
Jenis Kabel
|
PC ke Hub
|
Straight
|
PC ke Switch
|
Straight
|
Router ke Switch
|
Straight
|
PC ke PC
|
Crossover
|
Switch ke Switch
|
Crossover
|
Perlu dicatat behwa port Router
juga disusun sama seperti PC,
sedangkan port switch disusun sama
seperti hub. Namun ada pengecualian. Beberapa hub memiliki port crossover, yang memunngkinkan hub ini terhubung ka hub biasa
dengan menggunakan kabel straight - dalam
hal ini, Crossover bersifat internal ke hub. Pada Tabel, Anda dapat melihat
jenis kabel yang harus digunakan dalam berbagai hubungan.

